slid

Friday, October 19, 2012

BENTONIT






1.        Bentonit
Bentonite terbentuk dari abu vulkanik, Unsur (Na,Ca)0.33(Al,Mg)2Si4O10(OH)2·(H2O). Sifat materialnya tidak menyerap air. Banyak digunakan sebagai bahan kosmetik, keramik, semen, adhesives, cat dan lain sebagainya. Selain di Indonesia banyak terdapat di Amerika Utara, Australia, Afrika dan banyak negara lainya. Bentonite dipergunakan juga untuk penahan longsor tanah pada saat melakukan pengeboran pada pekerjaan borepile, masukan bentonite pada lubang yang di bor kemudian tunggu berapa saat dan lakukan kembali supaya bentonitenya bisa mempekeras permukaan dinding tanah yang di bor.
Bentonit adalah istilah pada lempung yang mengandung monmorillonit dalam dunia perdagangan dan termasuk kelompok dioktohedral. Penamaan jenis lempung tergantung dari penemu atau peneliti, misal ahli geologi, mineralogi, mineral industri dan lain-lain.
Bentonit dapat dibagi menjadi 2 golongan berdasarkan kandungan alu-munium silikat hydrous, yaitu activated clay dan fuller's Earth. Activated clay adalah lempung yang kurang memiliki daya pemucat, tetapi daya pemucatnya dapat ditingkatkan melalui pengolahan tertentu. Sementara itu, fuller's earth digunakan di dalam fulling atau pembersih bahan wool dari lemak.
Sedangkan berdasarkan tipenya, bentonit dibagi menjadi dua, yaitu :
a)        Type Wyoming
Tipe Wyoming (Na-bentonit – Swelling bentonite) Na bentonit memiliki daya mengembang hingga delapan kali apabila dicelupkan ke dalam air, dan tetap terdispersi beberapa waktu di dalam air. Dalam keadaan kering berwarna putih atau cream, pada keadaan basah dan terkena sinar matahari akan berwarna mengkilap. Perbandingan soda dan kapur tinggi, suspensi koloidal mempunyai pH: 8,5-9,8, tidak dapat diaktifkan, posisi pertukaran diduduki oleh ion-ion sodium (Na+).
b)        Tipe Bentonit
Mg, (Ca-bentonit – non swelling bentonite) Tipe bentonit ini kurang mengembang apabila dicelupkan ke dalam air, dan tetap terdispersi di dalam air, tetapi secara alami atau setelah diaktifkan mempunyai sifat menghisap yang baik. Perbandingan kandungan Na dan Ca rendah, suspensi koloidal memiliki pH: 4-7. Posisi pertukaran ion lebih banyak diduduki oleh ion-ion kalsium dan magnesium. Dalam keadaan kering bersifat rapid slaking, berwarna abu-abu, biru, kuning, merah dan coklat. Penggunaan bentonit dalam proses pemurnian minyak goreng perlu aktivasi terlebih dahulu.
Endapan bentonit Indonesia tersebar di P. Jawa, P. Sumatera, sebagian P. Kalimantan dan P. Sulawesi, dengan cadangan diperkirakan lebih dari 380 juta ton, serta pada umumnya terdiri dari jenis kalsium (Ca-bentonit) . Beberapa lokasi yang sudah dan sedang dieksploitasi, yaitu di Tasikmalaya, Leuwiliang, Nanggulan, dan lain-lain. Indikasi endapan Na-bentonit terdapat di Pangkalan Brandan; Sorolangun-Bangko; Boyolali.
Na-bentonit dimanfaatkan sebagai bahan perekat, pengisi (filler), lumpur bor, sesuai sifatnya mampu membentuk suspensi kental setelah bercampur dengan air. Sedangkan Ca-bentonit banyak dipakai sebagai bahan penyerap. Untuk lumpur pemboran, bentonit bersaing dengan jenis lempung lain, yaitu atapulgit, sepiolit dan lempung lain yang telah diaktifkan.
Dengan penambahan zat kimia pada kondisi tertentu, Ca-bentonit dapat dimanfaatkan sebagai bahan lumpur bor setelah melalui pertukaran ion, sehingga terjadi perubahan menjadi Na-bentonit dan diharapkan terjadi peningkatan sifat reologi dari suspensi mineral tersebut Agar mencapai persyaratan sebagai bahan lumpur sesuai dengan spesifikasi standar, perlu ada penambahan polimer. Hal itu dapat dilakukan melalui aktivasi bentonit untuk bahan lumpur bor.
2.        Kegunaan Bentonit
Penggunaan utama Ca-bentonit adalah untuk pembuatan Na-bentonit sintetis danlempung aktif. Selain itu, juga digunakan untuk pembersih minyak bakar, pelumas,minyak goreng, farmasi, kimia, kertas, keramik, dan lainnya.Ca-bentonit untuk pembuatan Na-bentonit sintetis mempunyai lebih banyak keuntungan daripada lemung lain, kecuali lempung asam, misalnya saat penngerusan, penyaringan dan pengeringan. Selain itu, menghasilkan produk sampingan yaitu precipitated calcium carbonate.Selain Na-bentonit dan Ca-bentonit terdapat lempung sejenis yang penggunaannyahamper sama, yaitu: atapulgit, sepiolit, dam lempung asam.Atapulgit mempunyai sifat mengembang yang baik, sehingga mudah membentuk spesifikasi yang diinginkan konsumen. Aktivasi dilakukan sama seperti terhadap Ca- bentonit atau lempung asam.Lapangan penggunannya adalah sebagai bahan penyerap dan penjernih di Industriminyak goreng dan penyulingan minyak bumi, bahan pembuatan wol mineral, pembersih lemak, bahan obat-obatan, cat, keramik, campuran semen, bahan pengisi diindustry kertas, dan bahan lumpur bor.Atapulgit digunakan sebagai lumpur bor apabila pengebiran dilakukan di daerah bergaram (garam natrium, yodium, atau bromium) dan geothermal.Sepiolit dalam dunia perdagangan disebut juga sebagai Fuller’s earth (America) ataumeerschaum (jerman). Sifat dari lempung ini tidak terpengaruh oleh elektrolit yangterdapat dalam cairan, sehingga sepiolit banyak digunakan sebagai lumpur 
pengeboran di daerah geothermal dan di daerah bergaram. Penggunaan sepiolitsebagai lumpur pengeboran di daerah geothermal dapat menghemat biaya sebesar 5 – 10 % dibandingkan dengan lempung lain, dan di daerah garam dapat menghemat biaya sampai 15 – 25%Penggunaan sepiolit lainnya adalah di industri keramik sebagai bahan campuranlempung agar dapat menghasilkan sifat plastis yang diinginkan bahan perekat dalam pembuatan bata tahan api(refratori) dan sejenisnya; bahan penyerap di industryminyak bumi dan minyak goreng, bahan wol mineral, sebagai katalis di bidang pertanian dan peternakan.Lempung asam disini hanyalah untuk membedakan dengan bentonit atau fuller’searth yang sudah kehilangan sifat khasnya, dan derajat keasaman tinggi(pH rendah).Sifat lempung asam yang sangat menonjol ialah daya serap (hygroscopic) dan peluntur (decolouring). Lempung asam sama sekali tidak memiliki sifat mengembangsehingga lapangan penggunaannya jauh berbeda dengan bentonit dan fuller’s earth.Lempung asam banyak dipakai di industry minyak bumi dan minyak goreng setelahdiaktivasi. Aktivasi tidak memerlukan banyak biaya tetapi sifat yang diharapkandapat terpenuhi, dan digunakan dengan hasil yang memuaskan. Dari proses aktivasilempung asam akan didapatkan hasil sampingan yang dipakai di industry kimia danobat-obatan yaitu : aluminium sulfat, gypsum, garam timbal, aluminium silikat dansilica.









DAFTAR PUSTAKA


·         http://id.wikipedia.org/wiki/Bentonite

No comments:

Post a Comment